Tetapi Iran dalam tanggapannya terhadap surat tersebut melalui Oman, menyampaikan kepada Washington bahwa kebijakan mereka adalah untuk tidak terlibat dalam negosiasi langsung dengan AS melalui taktik tekanan.
Pada Minggu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali kebijakan negaranya.
“Negosiasi langsung (dengan AS) telah ditolak, tetapi Iran selalu terlibat dalam negosiasi tidak langsung, dan sekarang pun, Pemimpin Tertinggi telah menekankan bahwa negosiasi tidak langsung masih bisa dilanjutkan,” katanya.
Selain Iran, kebijakan tarif sekunder Trump juga sebelumnya diberlakukan terhadap Venezuela pekan lalu.
Kebijakan ini berdampak langsung pada pembeli barang dari negara yang dikenai sanksi.
Selama masa jabatannya sebagai presiden antara tahun 2016-2020, Trump telah menarik AS dari kesepakatan yang ditandatangani pada 2015 antara Iran dan negara-negara kuat dunia yang menempatkan batasan-batasan ketat terhadap aktivitas nuklir Teheran yang kontroversial dengan imbalan keringanan sanksi. (far)