Ajang bergengsi di bidang produk rumah dan gaya hidup tersebut diselenggarakan oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC), yang akan berlangsung pada 27-30 April 2025 di Hong Kong Convention and Exhibition Centre.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita mengemukakan, pelaku IKM yang diberangkatkan itu merupakan hasil binaan Kemenperin yang diharapkan dapat memperoleh pengalaman, jejaring, serta wawasan yang bermanfaat bagi pengembangan bisnis berikutnya.
“Upaya ini dilakukan sebagai bentuk memaksimalkan potensi pelaku IKM untuk dapat melakukan ekspor ke pasar global, yang didorong karena adanya potensi pasar ekspor untuk produk industri kerajinan tanah air,” ungkapnya.
Reni juga menyampaikan, industri kerajinan dalam negeri memiliki pangsa pasar ekspor yang potensial dan perlu terus dimaksimalkan oleh para pelaku IKM dalam negeri.
“Berdasarkan data Pusdatin Kemenperin, kinerja ekspor industri kerajinan dalam negeri pada tahun 2024 mencapai angka USD679,02 juta. Adapun lima negara tujuan ekspor produk industri kerajinan Indonesia yaitu ke China, Taiwan, Amerika Serikat, Jepang, dan Belanda,” sebutnya.