Dickie menambahkan, melalui kegiatan ini, BPIFK dan HIPPI Denpasar berharap dapat membuka peluang ekspor bagi IKM sekaligus memberikan wawasan pasar internasional kepada para pelaku IKM binaan. Ajang ini juga menjadi kesempatan emas bagi pelaku IKM, yang tidak hanya untuk mempromosikan produk, tetapi juga memahami tren global, preferensi konsumen, dan standar kualitas yang dibutuhkan di pasar Hong Kong dan regional Asia.
“Dengan adanya dukungan dari KJRI Hong Kong juga menjadi nilai tambah dalam memastikan kelancaran partisipasi IKM Indonesia di ajang ini,” ujarnya. Ke depan, BPIFK berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan daya saing IKM melalui berbagai program pendampingan dan fasilitasi, termasuk terus menjajaki potensi kolaborasi dengan pihak luar.
“Upaya ini tentunya dapat membuka peluang IKM binaan untuk berpartisipasi pada pameran internasional sehingga produk-produk kriya Indonesia tidak hanya dikenal, tetapi juga mampu bersaing secara berkelanjutan di pasar global,” pungkas Dickie. (ahmad)