Menko PMK Pratikno dalam arahannya di Naypyidaw mengatakan, bantuan ini merupakan perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk membantu dan solidaritas pada masyarakat Myanmar.
“Menyampaikan prihatin dan duka mendalam dari Bapak Presiden RI Prabowo Subianto mewakili seluruh rakyat Indonesia atas bencana yang dialami masyarakat Myanmar,” kata Pratikno.
“Bantuan yang dikirim oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia sudah dilakukan tahap ketiga ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan antara Indonesia dan Myanmar. Ini juga sebagai bentuk komitmen hubungan antara negara-negara di Asean termasuk dalam bidang manajemen kebencanaan,” tambahnya.
Menko PMK mengungkap seluruh bantuan diberikan pemerintah Indonesia, merupakan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak, seperti bantuan logistik peralatan dan bantuan tenaga profesional di bidang penanggulangan bencana.
“Bantuan yang kami bawa kali ini adalah logistik yang dibutuhkan masyarakat korban gempa, antara lain, tenda dan makanan, berbagai kebutuhan perempuan dan anak-anak,” terang Pratikno.