Setelah mengetahui diriinya memiliki jaminan kesehatan, Wulan menjadi ingin memeriksakan kehamilannya. Maklum saja, selain terkendala jarak untuk mengakses fasilitas kesehatan, ia mengaku bahwa biaya juga termasuk pertimbangan ia tidak memeriksakan kehamilannya.
Yang ia takutnya pemeriksaan kehamilan hingga persalinannya akan membutuhkan biaya yang cukup besar, makanya ia selama ini memilih untuk memeriksakan di bidan dekat rumah saja.
“Jujur saja, saya juga ingin memeriksakan kehamilan di Puskesmas tetapi saya juga memikirkan biaya yang dibutuhkan pasti lumayan, apalagi saat persalinan pasti juga banyak biayanya. Setelah mengetahui bahwa saya telah terdaftar sebagai peserta JKN, dan diinfokan oleh petugas bahwa pemeriksaan kehamilan hingga persalinan dapat ditanggung biayanya oleh BPJS Kesehatan, saya jadi bersemangat untuk menempuh perjalanan yang lumayan jauh untuk periksa kehamilan. Meskipun saat itu usia kehamilan saya sudah tua, akan tetapi tidak ada salahnya juga saya periksa karena tidak ada kata terlambat,” ujar Wulan.
