“Oleh karenanya, setelah ada Jordi Cruyff sebagai penasehat teknis, kita segerakan kehadiran Dirtek untuk memformulasikan program pembinaan prestasi yang kontinyu. Cruyff sudah punya petanya setelah dia dikontrak dan bekerja. Dan hal itu siap dibahas lebih lanjut dengan Dirtek PSSI,” jelas Erick.
Dengan program berkelanjutan di bawah komando Dirtek, Erick menjamin terjadi harmonisasi dari Timnas U-17 hingga Timnas senior.
“Kita lihat di Piala Asia U-17, bagaimana Uzbekistan, sudah menyamai Jepang dan Korsel yang punya sistem permainan dan pembinaan, sehingga kualitas timnya merata dari yunior hingga senior. Kita ingin mengejar mereka,” pungkas Erick. (ahmad)
