Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menanggapi kabar gempa bumi tersebut dengan langsung menegaskan kesiapan Indonesia untuk memberikan bantuan yang diperlukan oleh rakyat Myanmar dan Thailand.
“Bapak Presiden telah memerintahkan Menko PMK dan Kepala BNPB untuk mengoordinasikan bantuan kemanusiaan bagi Myanmar. Sekaligus, Bapak Presiden juga menyampaikan bela sungkawa mendalam dan empati yang tulus kepada rakyat Myanmar yang menjadi korban gempa,” tambah Menlu Sugiono. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Upacara Pelepasan Bantuan Kemanusiaan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma.
Menlu menambahkan bahwa diplomasi kemanusiaan Indonesia didasari semangat kemanusiaan dan solidaritas sesama anggota ASEAN. Pemberian bantuan ini juga mengedepankan aspek inklusivitas bagi semua yang terdampak di Myanmar.
Sebelumnya, pada Senin (1/4/2025), Indonesia telah mengirimkan bantuan yang disertai dengan pengerahan 61 petugas INASAR. Pemerintah Myanmar telah meminta bantuan kepada masyarakat internasional, termasuk Pemerintah Indonesia, untuk membantu penanggulangan bencana alam akibat gempa bumi pada 28 Maret 2025.