Banjir menyebabkan kerugian materil berupa 46 unit rumah terdampak, tujuh unit kos-kosan terdampak, dan satu talud rusak berat.
Pemerintah melalui BPBD Kota Ternate telah melakukan kaji cepat, koordinasi dengan instansi terkait, dan mendistribusikan bantuan berupa kasur lipat dan family kit bagi warga terdampak.
Sementara, dalam update kejadian bencana signifikan per hari ini antara lain, kejadian banjir di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Banjir yang melanda 10 desa di empat kecamatan sejak Sabtu (22/3) kondisi genangan air berangsur surut.
Total pemutakhiran data kaji cepat pada pagi ini tercatat 375 unit rumah terdampak. Jumlah korban terdampak sebanyak 458 KK atau 1.082 jiwa. Di Kelurahan Bacan, 94 warga mengungsi di SMP Negeri Halsel dan SDN 112 Amasing.
BPBD Kabupaten Halmahera Selatan terus melakukan penanganan di lapangan hingga hari ini (1/4).
Memasuki peralihan musim diperkirakan akan dimulai pada awal bulan April ini, BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada akan terjadinya potensi bencana.