IPOL.ID – Kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengenakan tarif impor minimal 10 persen ke berbagai negara telah mengguncang pasar finansial global.
Dampaknya langsung terasa pada kekayaan para miliarder dunia, di mana 500 orang terkaya dilaporkan kehilangan total USD 208 miliar atau setara dengan Rp3.463 triliun hanya dalam satu hari.
Mayoritas dari kerugian masif ini dialami oleh para konglomerat asal Amerika Serikat.
Gelombang kerugian ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap perang dagang yang semakin memanas akibat kebijakan tarif impor yang agresif dari Gedung Putih.
Berdasarkan data dari Bloomberg Billionaires Index per Sabtu (5/4), Elon Musk, orang terkaya di dunia dan kini juga dekat dengan lingkar kekuasaan Trump, mencatat kerugian terbesar.
Kekayaan pemilik Tesla dan SpaceX ini tercatat merugi sebesar USD 19,9 miliar dalam sehari. Secara year to date (YTD), kerugian Musk bahkan mencapai USD 130 miliar, sehingga total kekayaan bersihnya kini berada di angka USD 302 miliar.