IPOL.ID – Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap korban gempa bumi di Myanmar, Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) menginisiasi penggalangan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Aceh. Bantuan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan yang dilakukan untuk meringankan penderitaan para korban yang terdampak bencana alam tersebut.
Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala richter yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025 telah menelan ribuan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang sangat parah. Berdasarkan laporan Anadolu, jumlah korban tewas telah mencapai sedikitnya 2.000 orang, dengan 3.400 orang mengalami luka-luka, dan 300 lainnya masih dinyatakan hilang. Kota Mandalay menjadi salah satu daerah yang paling terdampak, di mana fasilitas krematorium kewalahan menghadapi lonjakan jumlah jenazah yang terus berdatangan.
Kodam IM, bersama masyarakat Aceh, berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam bentuk kebutuhan darurat bagi para korban. Bantuan yang berhasil dikumpulkan antara lain 60 lembar selimut dari BNPB, 120 buah matras, 250 lembar kain sarung, serta 250 lembar selimut dari donatur bernama Mr. Michael. Bantuan ini nantinya akan disalurkan melalui jalur resmi untuk memastikan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para korban.