Selain melaksanakan apel kesiapsiagaan bertujuan mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan peralatan dalam penanganan Karhutla. Rencananya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) bakal dilakukan untuk mengisi embung dan pembasahan pada lahan gambut.
“Pertumbuhan awan hujan di Provinsi Riau masih ada pada April, sehingga OMC masih dapat dilakukan,” ujar Suharyanto.
“Gubernur Riau juga sudah bersurat, saya sudah perintahkan untuk melaksanakan OMC,” tambahnya.
Pelaksanaan OMC dalam beberapa penanganan bencana, menurut dia, dirasa cukup efektif, seperti penanganan banjir di wilayah Jabodetabek pada awal Maret yang lalu.
BNPB bersama pemerintah daerah terdampak bahu membahu melaksanakan OMC, baik dari dana BNPB dan juga dari dana dimiliki pemerintah daerah.
“Seperti halnya pelaksanaan OMC sebelumnya, pemerintah daerah melaksanakan OMC pada siang hari, BNPB memberikan penguatan pada malam hari sesuai kebutuhan saat itu. Sehingga 24 jam daerah-daerah dikhawatirkan akan terlindungi,” jelas Suharyanto.
Kemudian akan menempatkan 1 helikopter patroli dan 3 helikopter water bombing untuk beroperasi di wilayah Provinsi Riau.
