“Jadi yang pertama untuk monorail dulu ya. Monorail itu kan sudah diganti dengan LRT, sekarang tinggal tiang-tiangnya. Ini kan berhenti karena ada persoalan hukum pada waktu itu, antara kontraktor, pelaksana dan sebagainya-sebagainya,” jelasnya.
Untuk itu, langkah penanganan terhadap tiang-tiang tersebut tetap menunggu keputusan resmi dari pihak terkait. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disebutnya tidak akan segan mengambil keputusan.
“Bagi pemerintah Jakarta ini sangat mengganggu. Maka bukan monorailnya yang dilanjutkan, tetapi tiang-tiang yang tidak berfungsi itu akan diapakan? Apakah dibersihkan? Apakah dibuat apa? Tentunya harus ada keputusan untuk itu, nggak bisa kemudian dibiarkan begitu saja dari waktu ke waktu, karena semua orang tidak mau berpikir, tidak mau susah, tidak mau menyentuh persoalan itu. Bagi saya pribadi, saya ingin menyelesaikan itu,” tutupnya.(sofian)
