Ia mengungkapkan cabor angkat besi telah menjadi ladang lahirnya prestasi yang membanggakan, khususnya di tingkat internasional. Capaian ini menjadi bukti kekuatan dan potensi besar yang dimiliki Indonesia.
Keberhasilan lifter Indonesia, Rizky Juniansyah yang meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024, baru saja meraih tujuh medali bersama Rahmat Erwin dan Juliana Klarisa di Kejuaraan Asian Championship tahun 2025 di Jiangshan, Tiongkok beberapa hari yang lalu. Ini merupakan bukti nyata bahwa dedikasi, dukungan, dan pembinaan yang konsisten dari Pupuk Indonesia dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
“Pupuk Indonesia sudah tiga tahun ini mendukung PB PABSI (Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia) melakukan pembinaan. PB PABSI telah menunjukkan komitmennya dengan prestasi yang membanggakan. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan melahirkan prestasi yang lebih membanggakan lagi di masa mendatang,” tandas Tina.
Sementara itu, Kejurnas ini diselenggarakan selama tiga hari, diikuti oleh 175 personel. Terdiri dari 84 atlet, 26 pelatih, dan 65 pendukung dari 25 Pengurus Provinsi PABSI, termasuk dari Papua Tengah.
