Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa data merupakan aset penting institusi, dan integrasi data lintas satuan merupakan fondasi untuk membangun sistem kerja yang lebih profesional dan modern.
“Sistem data yang terpadu tidak hanya mendukung efisiensi internal, tetapi juga menjadi tolok ukur akuntabilitas pelayanan publik. Oleh karena itu, transformasi digital berbasis data harus menjadi prioritas di semua lini,” ujar Wakapolri dalam arahannya.
Adapun proses pengintegrasian data yang dimiliki Polri dalam satu data Indonesia bersumber dari data satuan kerja di lingkungan Polri. Pembahasan penyelenggaraan Satu data Polri dilaksanakan melalui suatu rapat Forum Satu Data Polri sebagai wadah koordinasi dan komunikasi penyelenggara Satu Data Polri yang akan melaksanakan rapat paling sedikit 1 kali dalam setahun.
Kegiatan Forum Satu Data ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi juga menjadi titik tolak perwujudan Polri Presisi yang profesional dan terpercaya di era digitalisasi informasi. Rangkaian acara ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mengembangkan sistem data yang efisien dan aman guna memperkuat peran Polri sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat. (ahmad)
