“Indonesia saat ini tengah memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan berbasis syariah yang inklusif. Kami melihat potensi besar untuk berkolaborasi dengan IsDB dalam memperluas akses kepemilikan rumah melalui dukungan keuangan dan teknis,” ujar Fahri.

Muhammad Sulaiman Al Jasser menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan ketertarikannya untuk mendalami lebih lanjut model pembiayaan perumahan yang sedang dikembangkan Indonesia, khususnya yang melibatkan kolaborasi antar lembaga nasional seperti BPKH dan BTN. Ia juga menekankan bahwa sektor perumahan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan merupakan pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan.
Fadlul Irmansyah menambahkan bahwa pihaknya siap berperan aktif dalam mendukung pembiayaan proyek perumahan yang memiliki nilai strategis dan berdampak luas bagi umat, termasuk dengan membuka peluang investasi yang sesuai prinsip syariah.
Sementara itu, Nofry Rony Poetra menyampaikan bahwa BTN sebagai bank yang memiliki spesialisasi di sektor perumahan telah menyiapkan berbagai skema pembiayaan berbasis syariah yang dapat disinergikan dengan dukungan dari IsDB, termasuk kemungkinan pelaksanaan proyek percontohan (pilot project) di beberapa wilayah prioritas.
