Kepala layanan penyelamat Magen David Adom, Eli Bin, menyebut total korban luka mencapai 23 orang di seluruh Israel, dengan dua orang dalam kondisi sedang dan sisanya mengalami luka ringan.
Militer Israel menyatakan bahwa dua gelombang serangan rudal dimulai sekitar pukul 07.30 pagi waktu setempat. Sirene peringatan berbunyi di berbagai wilayah, diikuti oleh aktivasi sistem pertahanan udara yang menyebabkan suara ledakan keras terdengar di Tel Aviv dan Yerusalem.
Polisi melaporkan adanya serpihan senjata yang jatuh di wilayah utara dekat Pelabuhan Haifa. Otoritas lokal menyebut tim darurat telah dikerahkan ke lokasi.
Kendati pelaporan serangan rudal tunduk pada aturan sensor militer ketat di Israel, data resmi menyebutkan sedikitnya 50 titik serangan telah dikonfirmasi di seluruh negeri, dengan total korban tewas mencapai 25 orang sejak konflik dengan Iran pecah pada 13 Juni lalu.
Tel Aviv, Beersheba di selatan, dan Haifa di utara menjadi tiga wilayah yang paling sering menjadi sasaran rudal Iran.
