Lebih jauh, penguatan sektor wisata ini dikolaborasikan dengan pengembangan UMKM dan pelatihan keterampilan, terutama bagi kalangan pemuda. Tujuannya menciptakan sinergi program menuju pencapaian Desa Mandiri 2024.
“Kita ingin Loa Raya tidak hanya dikenal sebagai desa mandiri dari sisi administratif, tetapi juga menjadi desa yang tangguh secara ekonomi dan menarik secara pariwisata,” pungkas Martin.
Melalui pendekatan yang kolaboratif dan pemanfaatan potensi alam, Loa Raya kini berada di jalur yang menjanjikan untuk menjadi magnet wisata baru di Kukar. (Adv)

