Direktur LPDB Oetje Prasetia menuturkan, LPDB siap menyalurkan modal awal maksimal Rp3 miliar untuk koperasi percontohan (mockup) dengan tenor 10 tahun, sepanjang memenuhi legalitas lengkap, memiliki proposal bisnis layak, dan menyertakan jaminan sesuai ketentuan Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN).
“Kopdes Merah Putih bukan sekadar lembaga ekonomi, tapi transformasi sosial. Ini menggerakkan ekonomi desa yang berdampak pada kesejahteraan Papua Barat, bahkan nasional,” tegas Ferry. (*)
