Awalnya Pemprov DKI bertanggung jawab untuk membangun proyek ini di sepanjang 12 kilometer, namun kini bertambah menjadi 19 kilometer.
“Pemerintah Jakarta memulai hal baru untuk penanganan yang bersifat jangka menengah terlebih dahulu,” katanya.
Selanjutnya, pada 2026, Pemprov DKI akan melanjutkan pembangunan tanggul sepanjang 1 kilometer, sehingga total panjang tanggul yang dibangun menjadi 2,4 kilometer.
Melalui upaya pembangunan ini, Pramono berharap banjir pesisir di Muara Angke bisa tertangani dengan baik.
“Harapannya dalam jangka pendek dan menengah persoalan rob di tempat ini, walaupun masih ada beberapa yang lain, relatif akan tertangani,” terangnya.
Pramono menegaskan, Pemprov DKI berkomitmen mempersiapkan pembangunan tanggul di pesisir untuk mengatasi masalah rob. Selain itu, ia juga menyoroti masalah penurunan permukaan tanah di Jakarta yang terus terjadi.
Karena itu, Pemprov DKI segera membuat aturan mengenai larangan pengambilan air tanah di area terdampak untuk mencegah percepatan penurunan permukaan tanah. Nantinya Pemprov DKI akan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat sekitar melalui PAM Jaya.
