Tahun ini, ia mengungkapkan, jamaah haji penyandang disabilitas berjumlah 472 orang dengan kategori disabilitas kaki sebanyak 303 orang (64.19%), tangan 102 orang (21.61%) dan disabilitas kaki, tangan sebanyak 67 orang (14.19%).
“Sementara, jumlah jamaah kategori lanjut usia pada tahun ini berjumlah 44.163 , terbanyak pada rentang usia 65 – 70 tahun berjumlah 24.598 orang (56%), usia 50 – 60 tahun 14.277 orang (32%), menyusul usia 81-90 (4.963) jamaah dan usia di atas 90 tahun (297) jemaah. Secara umum, jamaah lansia ini masuk kategori jamaah dengan risiko tinggi/risti,” tuturnya.
“Gambaran dari profil jamaah ini menuntut kerja keras petugas haji dalam upaya memberikan layanan terbaik kepada jamaah haji,” tandas Dodo. (ahmad)

