Lanjut Surisdiyanto menyebut empat orang yang menepi lebih awal sudah berusaha mengingatkan kedua rekannya yang masih bermain air untuk segera menepi. Pasalnya saat itu kondisi ombak terbilang besar.
“Tapi kedua korban tidak menghiraukan omongan rekan-rekannya,” tuturnya.
Namun Nabil berhasil menepi dengan cara mengikuti arus balik hingga sampai ke pinggir Pantai. Namun hal berbeda terjadi pada Yuda.
“Korban atas nama Yuda terbawa arus ke tengah dan tenggelam,” ungkapnya.
Melihat hal tersebut, salah satu rekan korban langsung meminta tolong kepada pedagang di Pantai Watu Kodok. Selanjutnya pedagang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Posko SAR Baron.
“Sampai di TKP ombak masih tinggi, sehingga petugas langsung memantau dari atas tebing. Saat ini proses pencarian masih berlangsung,” tururnya.
Surisdiyanto menambahkan, bahwa sejak hari Sabtu (21/6/2025) gelombang laut mengalami kenaikan cukup tinggi. Selain itu, petugas telah berulang kali memberikan imbauan kepada wisatawan dan masyarakat agar berhati hati dalam beraktivitas di pantai, apalagi bermain air di laut. (Vinolla)
