
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap dampak bencana. “Kami percaya bahwa menjaga keberlanjutan pesisir bukan hanya tanggung jawab ekologis, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa inisiatif korporasi bisa berkontribusi secara langsung terhadap target-target SDGs, khususnya dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut dan darat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami terhadap abrasi, penyerap emisi karbon, penyaring polusi air laut, sekaligus habitat penting bagi berbagai jenis biota laut. Untuk itu, metode yang digunakan dalam program ini dirancang agar efektif dan ramah lingkungan, yakni dengan teknik penanaman rumpun berjarak serta pendekatan Pelindung Tanaman dari Sampah (PTS) yang berfungsi menjaga bibit dari gelombang dan polusi laut.

