Beberapa saat kemudian, saksi GJ mendengar korban SG berteriak dari kamar korban serta suara tembakan.
“Lalu saksi lari ke luar kamar dan berteriak melihat (korban SG) sudah berdarah dan kembali ke toilet mengecek keadaan suaminya dengan cara memeriksa denyut nadinya. Setelah melihat pelaku melarikan diri ke luar vila saksi membantu korban (SG) untuk menghentikan pendarahan,” imbuh Arriasandy.
Dugaan sementara, polisi menyimpulkan ada dua pelaku yang terlibat aksi ini. Satu orang laki-laki dengan menggunakan jaket oranye terang dengan helm hitam atau gelap bertindak sebagai penembak. Ia mengendarai motor matik dengan logat bahasa Australian kental.
Kemudian, satu orang pelaku lainnya adalah diduga laki-laki dengan jaket warna hijau, menggunakan masker warna gelap, serta helm gelap mengendarai motor matik dengan logat bahasa Australian kental.
“Modus operandinya, dua orang terduga pelaku memasuki vila korban dan melakukan penembakan terhadap korban lalu melarikan diri,” jelasnya. (bam)
