Sementara itu, Bank Sampah B.I.A di Surabaya yang sempat vakum selama pandemi, kini aktif kembali setelah mengalami restrukturisasi organisasi. Dengan dukungan ketua RT sebagai penasihat, Yayasan WINGS Peduli bersama mitra pendampingnya berhasil mendorong B.I.A untuk mengeluarkan imbauan mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah dari rumah tangga.
Sejak pendampingan berlangsung hingga April 2025, bank sampah ini berhasil mengelola lebih dari 1,3 ton sampah anorganik, termasuk kategori yang lebih detail seperti boks plastik, minyak jelantah, hingga seng.
Pendampingan Menyeluruh untuk Pemberdayaan Komunitas Bank Sampah
Yayasan WINGS Peduli bersama Waste4Change menerapkan lima aspek persampahan yang dapat pengurus dan masyarakat sekitarnya untuk mengoperasikan bank sampah secara mandiri. Pendampingan ini juga termasuk memperkenalkan pengelolaan sampah organik melalui kompos, eco-enzyme, maggot BSF, dan sabun alami, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan minat warga di masing-masing bank sampah.
