Dalam persaingan nanti, kata Yondang, semua menggunakan sistem penyisihan grup, yang kemudian berlanjut ke sistem gugur. Kecuali U18 putri menggunakan sistem setengah kompetisi.
Mereka berlomba-lomba ikuti kegiatan ini karena Kejurnas menjadi ajang penting bagi pemain muda untuk mengembangkan diri. Kejurnas juga bisa menjadi panggung pemain muda menambah jam terbang.
Kategori U16 putra dan putri akan menyajikan 79 pertandingan. Sementara untuk U18 putra dan putri, akan tersaji sebanyak 63 pertandingan. Total ada 142 pertandingan untuk Kejurnas di dua kelompok umur tersebut.
“Kejurnas adalah salah satu upaya Perbasi dalam menemukan bakat-bakat terbaik, khususnya para pemain muda dari seluruh Indonesia. Harapannya, beberapa pemain dari Kejurnas ini bisa terus berprestasi dan mengasah kemampuannya hingga menjadi andalan tim nasional senior nantinya. Baik Timnas Putra maupun Timnas Putri,” terang Yondang Tubangkit.
“Sebagai puncak dari kejuaraan antarklub yang dinaungi Perbasi, kelak Kejurnas merupakan puncak dari kejuaraan-kejuaraan di bawahnya (Kejurkot dan Kejurprov).”

