Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono yang turut hadir pada pembukaan, mengapresiasi NTB sebagai rising star destinasi wisata berbasis event. “FORNAS adalah panggung luar biasa. Ini bukan hanya ajang olahraga, tapi juga festival budaya, ekonomi kreatif, dan promosi desa wisata. Saya yakin NTB akan terus menjadi rujukan pelaksanaan event-event bertaraf internasional ke depan.
FORNAS VIII: Festival Inklusif, Ekonomi Tumbuh
Dengan tema “Kalah Menang, Semua Senang”, FORNAS VIII mengusung semangat inklusivitas. Tak ada batasan usia, gender, latar belakang ekonomi, atau prestasi atletik profesional—semua warga negara bisa menjadi pegiat olahraga masyarakat.
Kehadiran puluhan ribu peserta dan rombongan dari seluruh Indonesia mendorong pergerakan ekonomi yang signifikan. Berdasarkan estimasi awal, potensi dampak ekonomi langsung dan tidak langsung mencapai Rp100–130 miliar, terutama di sektor transportasi, akomodasi, kuliner, hingga usaha mikro dan pariwisata lokal.
