Manfaat FORNAS VIII di NTB juga dirasakan Reni Tampubulon dan adinya Margaretha Tampubolon. Kedua bersaudara ini lahir dan besar di Ampenan, Mataram, NTB.
“Saya senang FORNAS VIII di NTB. Jadi, saya antar anak sekalian ikut lomba Line Dance sekaligus pulang ke rumah orang tua dan bertemu saudara-saudara,” kata Leni yang tinggal di Yogyakarta, sembari melepas senyum.
“Ya, saya jadi bisa melihat keponakan saya tampil di FORNAS VIII,” timpal Margaretha Tampubolon.
Laris Manis
Perputaran ekonomi sepanjang pelaksanaan FORNAS VIII memang terjadi. Belum selesai pelaksanaan event dua tahunan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) ini, Anis, pedagang jersey sudah kehabisan stok.“Dagangan jersey saya laku keras. Sudah 40 karung habis terjual,” katanya.
Produk Jersey B7 Sport Wear yang berharga mulai Rp160.000 hingga Rp200.000 tersebut memang cukup diminati. “Jumlah jersey yang terjual ini melebihi dari FORNAS VII lalu,” tutupnya.
Peserta Terus Berdatangan
Memasuki hari keempat pelaksanaan FORNAS VIII, Selasa (29/7/2025), peserta masih saja berdatangan. Sebanyak 100 peserta dari Kontingen KORMI Banten dan KORMI Kabupaten Tangerang terlihat memasuki Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
