“Namun demikian, kita juga tidak menutup mata terhadap sejumlah tantangan yang masih membayangi pelaksanaan tugas kita,” tambahnya.
Sebagai informasi forum rapat evaluasi ini menjadi sangat penting bukan hanya sebagai alat ukur kinerja, tetapi juga sebagai instrumen refleksi strategis. Sehingga harus mampu menilai capaian secara jujur, mengidentifikasi akar persoalan secara cermat, dan menyepakati langkah-langkah korektif dan antisipatif secara konkret.
“Kita tidak dapat menghadapi tantangan keamanan digital secara sektoral. Tidak ada institusi yang bisa berjalan sendiri. Justru sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama lintas lembaga lah yang akan menentukan keberhasilan strategi nasional keamanan siber dan pelindungan data,” terangnya.
Marsda TNI Eko Dono mengingatkan bahwa setiap kebocoran data, setiap serangan siber, setiap celah koordinasi yang tidak tertutup dapat berimplikasi langsung pada kepercayaan masyarakat dan stabilitas negara.
“Dalam kerangka besar koordinasi politik dan keamanan nasional, Desk KSPD harus menjadi motor penggerak dalam membangun ketahanan digital yang adaptif, responsif, dan kolaboratif. Rapat hari ini menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat konsolidasi, menyamakan persepsi, dan menata ulang langkah strategis kita menuju semester berikutnya,” ungkapnya. (Yudha Krastawan)

