Batu akik-permata bacan yang diikutkan kontes, dibedakan berdasarkan masing – masing kelasnya. Sebagai contoh, untuk kelas Bacan Doko Klasik harus memiliki dimensi sesuai yang ditetapkan. Tetap para peserta dapat menyertakan dengan sertipikat maupun Gems Lab-nya.
“Minimal dimensinya dari baby, small, medium, dan large, jadi ada minimal ukurannya. Batu bacan yang dikonteskan dinilai oleh tim juri yang berjumlah lima orang dan mereka netral,” ujarnya.
Harpen berharap, kegiatan kontes Bacan Rock Show 8 di Hotel Ibis Harmoni mampu mempertahankan popularitas, mendongkrak dan berkontribusi terhadap industri pariwisata dan pasar batu akik termasuk jenis bacan di tengah masyarakat luas.
“Karena ada juga kawan-kawan dari luar kota yang mungkin ingin ikut meramaikan acara lebih awal menginap di hotel ini,” ungkap Harpen.
Mewakili panitia, dia pun berkeinginan agar kontes terkait batu akik berikutnya tetap digelar di hotel dengan skala lebih besar. Tujuannya, agar kontes bisa disaksikan oleh lebih banyak masyarakat maupun wisatawan mancanegara.

