Dia menambahkan, apalagi FITEC sangat peduli dan mendukung sekali perkembangan teqball Indonesia. FITEC menyediakan sarana untuk pemusatan latihan di Hungaria.
Sementara itu Ketua Panitia Kejurnas Dr Umar Aryo Seno Junior MM mengemukakan, Kejurnas diikuti 71 atlet dari 11 provinsi. “Jumlah ini berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan PP POTSI sehingga dalam Kejurnas ini yang tampil para atlet terbaik. Diharapkan nantinya para atlet yang terpilih dari Kejurnas ini bisa menjadi andalan Indonesia ke SEA Games dan evant lainnya,” ujar Aryo.
Kejurnas dibuka oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dengan melakukan sundulan bola pertama. Dalam sambutannya Marciano mengapreasi perkembangan pesat teqball di Indonesia. Setelah eksibisi di Asian Games 2018 dan PON 2024 maka makin kuat teqball akan dipertandingkan di PON 2028.
“Semoga apa yang telah dan akan diprogramkan oleh PP POTSI terus berjalan dengan baik sehingga nanti teqball bisa menjadi andalan Indonesia di ajang internasional,” kata Marciano.
Sedangkan Direktur Inaspro Ferry J Kono dalam sambutannya mengemukakan, dirinya yang menjadi Dewan Pembina di PP POTSI merupakan keluarga besar teqball. Untuk itu, dia akan berusaha keras mendukung tecball dalam menggelar event maupun pembinaan prestasi.
“Inaspro tentu akan memberikan dukungan untuk teqball dalam menggelar event. Juga dukungan lainnya demi perkembangan dan prestasi teqball,” ujarnya. (bam)

