Pasalnya, Persib dan Dewa United telah mempersiapkan tim khusus untuk menghadapi kompetisi domestik serta AFC Champions League, bukan untuk berlaga di ACC.
“Buat kami, ini bagian dari regulasi dan kesepakatan. Persib dan Dewa United sudah merancang persiapan untuk Liga 1 dan AFC. Karena itu, kami akan tetap konsisten dengan kebijakan kami,” imbuhnya.
Lebih lanjut Ferry menyebutkan, PT LIB telah menjalin komunikasi intensif dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait polemik ini, termasuk untuk memastikan kepastian slot dan jadwal kedua klub di level Asia Tenggara.
“Kami sudah berkomunikasi panjang dengan PSSI untuk mencari solusi terbaik. Tapi memang masih ada tarik-ulur soal wakil Indonesia di ACC ini,” ungkap Ferry.
Ia juga menegaskan, PT LIB tidak ingin membuat kekacauan jadwal di Liga 1 maupun Liga Champions Asia dengan memaksa Persib dan Dewa United tampil di ACC.
Menurutnya, hal itu akan berpotensi mengganggu konsentrasi dan program persiapan kedua tim.
“Jadwal dan persiapan harus sinkron. Jika Persib dan Dewa United diharuskan main di ACC, padahal sudah fokus ke AFC, nanti malah tidak maksimal,” tegas Ferry.
