IPOL.ID – Sebanyak 371 warga Jakarta terpaksa mengungsi setelah hujan deras mengguyur wilayah Ibu Kota dan sekitarnya sejak Sabtu (5/7), menyebabkan banjir di sedikitnya 50 Rukun Tetangga (RT).
Genangan air yang mencapai hingga 270 sentimeter itu memaksa 105 Kepala Keluarga (KK) mencari perlindungan di sejumlah lokasi pengungsian.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, wilayah terdampak banjir tersebar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Di Jakarta Selatan, 20 RT tergenang di Kelurahan Tanjung Barat, Pengadegan, Rawa Jati, Pejaten Timur, Kebon Baru, dan Manggarai. Sementara di Jakarta Timur, banjir melanda 30 RT di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Bale Kambang, Cawang, dan Cililitan.
Para pengungsi kini menempati tempat-tempat seperti Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina, RPTRA Bidara Cina, Masjid Jami Al Abror, Masjid Jami Ittihadul Ikhwan, SDN 01/02 Kampung Melayu, Masjid Al-Hawi Cililitan, dan Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang.
Banjir kali ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi sejak akhir pekan, serta fenomena pasang air laut di pesisir utara Jakarta. Akibatnya, beberapa pintu air mengalami peningkatan status siaga, antara lain Pintu Air Pasar Ikan (Siaga 2), Bendung Katulampa (Siaga 3), Pos Depok yang sempat naik ke Siaga 2, serta Pos Pantau Sunter Hulu, Pesanggrahan, dan Karet yang semuanya berada di Siaga 3.
