IPOL.ID- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat Minang, Sumatera Barat (Sumbar), agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana dan selalu menjaga alam.
Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Suharyanto saat meresmikan dua infrastruktur vital sebelumnya rusak akibat bencana banjir bandang atau galodo di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (4/7/2025).
Infrastruktur pertama diresmikan adalah Jalan Lubuk Mata Kucing di Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang. Jalan ini merupakan akses utama warga menghubungkan Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang.
Infrastruktur lainnya adalah Jembatan Tanah Bato di Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang.
Kedua objek tersebut dibangun menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPN dengan rincian anggaran 7,4 miliar rupiah untuk Jalan Lubuk Mata Kucing dan Rp 1,9 miliar untuk Jembatan Tanah Bato.
Seperti diketahui, tahun 2023 hingga 2024 merupakan tahun yang berat bagi Sumatra Barat karena dipenuhi dengan rentetan kejadian bencana masif yang menimbulkan korban jiwa. Dimulai pada Desember 2023, Gunung Marapi mengalami erupsi signifikan melontarkan material vulkanik dalam jumlah besar, menutupi lereng dan aliran sungai dengan endapan abu dan batuan.
