Inovasi oleh pengelola Ragunan akan menjadi contoh ruang publik yang dikelola secara professional. Berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pemerintah daerah.
DPRD DKI Jakarta pun sepakat mendorong TMR untuk terus berinovasi dalam melayani masyarakat. Seperti merevitalisasi fasilitas sarana prasarana.
Menurut Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah, inovasi baru di TMR terutama pada penataan area dan pemeliharaan hewan yang lebih variatif.
“Meski Pemda memberikan tiket yang tidak mahal, tapi tetap butuh inovasi perbaikan atau penambahan binatang yang memang harus kita siapkan,” ujar Ida, beberapa waktu lalu.
Usai revitalisasi, TMR tak hanya menjadi tempat hiburan warga Jakarta. Namun bisa menarik minat warga luar daerah. Menjadikan TMR sebagai andalan.
“Pendatang kalau ke Jakarta bilang, ayo kita jangan sampai tidak ke Ragunan karena di sana ada binatang yang bagus. Bayarnya tidak mahal,” tambah Ida.
Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) diharapkan mematangkan perencanaan revitalisasi. Sehingga TMR tetap menjadi wisata unggulan murah di Jakarta.
