“Kompetisi ini bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi kuliner Nusantara sekaligus menguji kreativitas mereka dalam menyajikan Tumpeng Selamat sebagai warisan budaya yang hidup” jelas Karina.
Karina menambah Festival Tumpeng Nusantara 2025 menghadirkan Kompetisi Tumpeng Selamat yang diikuti oleh 16 sekolah dan institusi ternama, antara lain Jakarta International Hotel School, SMK 27 Jakarta, Sekolah Vokasi IPB, Institut Pariwisata Trisakti, SMK 24 Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, SMA Negeri 6 Bekasi, SMA Negeri 3 Bekasi, Universitas Asaindo, SMK Paramitha, Universitas Budi Luhur, dan sekolah kuliner lainnya..
Melalui Festival Tumpeng Nusantara 2025, Hotel Borobudur Jakarta mengajak masyarakat untuk merayakan kekayaan kuliner Nusantara yang menjadi warisan bangsa. Lebih dari sekadar acara kuliner, festival ini menjadi ruang untuk menyatukan generasi, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan kembali rasa bangga terhadap budaya Indonesia”, ungkap Karina.
Selain kompetisi, pengunjung dapat menikmati Pameran Tumpeng yang menampilkan 10 jenis tumpeng berbeda, masing-masing dengan makna, asal-usul, dan tujuan unik yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara. Acara juga akan dilengkapi dengan Talk Show bertema “Tumpeng Sebagai Warisan Kuliner & Identitas Bangsa” menghadirkan tiga narasumber: Karina dari Hotel Borobudur, Tashya Megananda sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia, dan Ria Musiawan sebagai Ketua Umum Indonesian Gastronomy Community.
