“Tadi juga kita melihat berbagai penampilan budaya, seperti kesenian rengkong dan lainnya,” imbuhnya.
Sementara, Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Rukka Sombolinggi menyampaikan, Masyarakat Adat telah lebih dahulu mengedepankan kedaulatan pangan melalui cara dan ilmu pengetahuan yang diberikan oleh para leluhur.
“Dari dahulu, kita Masyarakat Adat berdaulat pangan. Pangan bukan hanya makanan, tapi lahir ditanam di wilayah kita. Ditanam sesuai sistem pengetahuan kita. Dikerjakan secara gotong royong dan mengikuti ilmu pengetahuan titipan leluhur,” jelasnya.
Dikatakan,.Masyarakat Adat terus menyampaikan rasa syukur pada saat hasil panen yang melimpah.
“Kita selalu merayakan dan bersyukur, kita berada di Guradog, karena tempat ini simbol Kasepuhan Banten Kidul yang melimpah pangannya,” pungkas Rukka Sombolinggi.(bam)
