Aksi unjuk rasa ini mulanya digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sejak sore. Bahkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep siap Edi Suheri telah menemui mereka dan memastikan akan mengusut tuntas kasus meninggalnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan, sesuai permintaan mereka.
Bahkan, tujuh anggota Brimob yang berada dalam kendaraan taktis (rantis) yang melindas Affan pada Kamis malam, 28 Agustus 2025 telah ditahan. Namun, massa masih tidak puas. Semakin malam semakin rusuh. Namun, belum diketahui siapa yang melempar batu, air mineral, molotov, hingga membakar halte Transjakarta. (bam)
