Jika dirinci berdasarkan kaji cepat sementara, wilayah terdampak gempa meliputi Desa Wanakerta, Desa Mulyajaya dan Desa Parungsari di Kecamatan Telukjambe Barat serta Desa Kutamaneuh di Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang. Sebanyak 8 rumah dilaporkan mengalami kerusakan dan jumlah warga terdampak ada 20 jiwa dari 8 Kepala Keluarga (KK).
Hingga kini tim reaksi cepat masih terus melakukan kaji cepat dan monitoring di lapangan. Perkembangan data lebih detil terkait jumlah kerusakan bangunan maupun potensi korban jiwa masih dalam proses dan informasi tersebut akan disampaikan secara berkala dalam beberapa waktu ke depan.
Sebagaimana perintah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, personel dari Kedeputian Penanganan Darurat bergerak ke lokasi malam ini untuk melakukan pendampingan BPBD Kabupaten Karawang. Demi memastikan segala upaya penanganan darurat dapat dilaksanakan dengan baik.
Kepala BNPB juga meminta kepada seluruh jajaran untuk selalu memprioritaskan keselamatan masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasarnya. Di samping itu, BNPB terus berkoordinasi dengan lintas instansi, baik pusat maupun daerah guna memastikan dampak gempa bumi dapat ditangani secara terstruktur, terkoordinir, tepat sasaran dan dalam waktu sesegera mungkin.

