Menurut Indra Kuswara, acara penutupan FORNAS ini memang didesain sebagai “pesta rakyat” yang terbuka bagi publik. “Masyarakat umum dipersilakan hadir dan menikmati seluruh rangkaian acara penutupan, termasuk konser musik dari Slank, Pelita Group, Gea Indrawari, dan sejumlah artis lokal,” ujar Indra Kuswara.
“Ini adalah persembahan kami untuk masyarakat NTB, sekaligus kesempatan bagi warga untuk berbaur dan merayakan suksesnya FORNAS VIII bersama ribuan kontingen dari seluruh penjuru Indonesia. Jadi aspek kebersamaan dan kegembiraan semua terkumpul di satu titik,” katanya.
Meski acara ini bertajuk “pesta rakyat,” kata Indra, panitia tetap memberlakukan prosedur screening ketat demi kenyamanan dan keamanan. Hal ini mengingat kehadiran tamu VVIP seperti Wakil Presiden pada acara Closing Ceremony. Kapasitas penonton di area utama diperkirakan mencapai 30 ribu hingga 36 ribu orang, yang akan diatur berdasarkan luasan venue untuk memastikan kelancaran acara.
Pengamanan di venue penutupan dipastikan jauh lebih ketat dibandingkan saat pembukaan. Hal ini ditegaskan Kabag Binops Roops Polda NTB, AKBP Rohadi dalam rapat panitia FORNAS Senin pagi. “Penonton boleh membawa bendera, namun tidak boleh membawa tongkat,” tegasnya.
Slank dan Bintang Papan Atas Siap Gebrak Panggung Penutupan FORNAS VIII NTB
