Meskipun mengakui upaya Uni Eropa dalam memberikan bantuan, Dousa menyebut bahwa hanya segelintir negara anggota yang saat ini mendukung langkah-langkah yang lebih keras terhadap Israel.
“Kita bisa berbuat lebih banyak, tetapi kita hanya sedikit di dalam Uni Eropa. Ada sekitar lima atau enam negara di Uni Eropa yang mendukung tekanan yang ingin diterapkan pemerintah Swedia pada Israel,” katanya, sambil menambahkan bahwa mereka akan berupaya meyakinkan lebih banyak negara untuk meningkatkan kesadaran.
Dousa menambahkan, Swedia telah melipatgandakan bantuan kemanusiaannya untuk Gaza.
“Pemerintah Swedia telah meningkatkan bantuan kemanusiaannya untuk Gaza dari USD40 juta menjadi USD80 juta. Saat ini, tidak ada negara Uni Eropa lain yang mengalokasikan lebih banyak bantuan untuk Gaza daripada Swedia,” jelasnya.
Sementara itu, sejak 7 Oktober 2023, militer Israel terus melanjutkan serangan intensif ke Jalur Gaza, meskipun mendapat seruan gencatan senjata dari berbagai pihak internasional. Serangan ini telah menewaskan lebih dari 60.000 warga Palestina dan menyebabkan kehancuran luas serta krisis pangan yang parah.
