“Melalui pengobatan gratis ini, Bio Farma ingin menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat, terutama di daerah yang aksesnya terbatas. Lebih dari sekadar layanan medis, kegiatan ini adalah upaya membangun kesadaran kolektif agar masyarakat rutin menjaga kesehatan. Dengan langkah ini, kami ikut memperkuat ketahanan kesehatan nasional dari level paling dasar, yaitu masyarakat desa,” jelas Tjut Vina.
Kepala Desa Bojongkoneng, Tarmaya, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian Bio Farma.
“Warga kami sangat membutuhkan program seperti ini karena lokasi desa berada di kawasan ujung Kabupaten Bandung Barat yang jauh dari fasilitas kesehatan. Kehadiran Bio Farma membawa manfaat besar, dan kami berharap kegiatan ini terus berlanjut untuk menjaga kesehatan masyarakat kami,” ungkap Tarmaya.
Selain layanan medis, kegiatan ini juga menghasilkan data kesehatan masyarakat yang akan menjadi masukan penting bagi pemerintah desa dan fasilitas kesehatan setempat dalam perencanaan layanan jangka panjang. Dengan demikian, pengobatan gratis ini tidak hanya memberikan dampak sesaat, tetapi juga memperkuat sistem kesehatan komunitas secara berkelanjutan.
