Tak ayal, massa juga membakar lima unit sepeda motor yang terparkir di halaman Polsek Jatinegara.
Namun dia merasa sangat beruntung karena saat kejadian barang dagangannya utuh.
Lqin halnya dengan dialami pedagang warung klontong yakni Jana, 59, yang hanya berjarak sekitar 5 meter dari gerobak milik Dwi. Seluruh barang dagangan Jana ludes dijarah massa yang tidak terkontrol. Kecuali sabun batangan yang disisakan mereka, tidak ikut dijarah.
Demikian halnya warung Mie Ayam/Bakso milik Kasan, 61, dan toko Foto Copy milik Ucok, 32, yang berada di area Polsek Jatinegara itu juga turut dirusak dan isinya dijarah.
Jana pun mengaku pasrah dan memilih pulang kampung halaman di Ciamis, Jawa Barat, untuk menenangkan pikiran. Dia juga belum tahu kapan waktunya untuk kembali ke Jakarta untuk berjualan lagi, lantaran modalnya sudah habis.
Jana berharap ada keajaiban Tuhan yang membantunya bisa berjualan kembali.
“Mau tenangkan pikiran dulu di kampung sambil cari pinjaman modal untuk usaha. Karena semua barang dagangan habis dan uang di kaleng juga ikut dijarah,” ungkap Jana.
