
Executive Vice President ESG PT Pegadaian, Rully Yusuf menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi utama untuk membangun bangsa yang berdaya saing dan berintegritas.
“Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Melalui bantuan ini, kami berharap para mahasiswa tidak hanya mampu menuntaskan pendidikan, tetapi juga tumbuh menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing,” ujar Rully.
Ia menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari strategi inklusi sosial Pegadaian untuk memperkecil kesenjangan akses pendidikan, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Program ini secara langsung selaras dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dan mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), dan SDG 10 (Mengurangi Ketimpangan).
Melalui berbagai inisiatif di bidang pendidikan, ekonomi, dan lingkungan, PT Pegadaian terus memperkuat posisinya sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada people (masyarakat) dan planet (lingkungan). Program bantuan pendidikan bagi pengurus bank sampah ini menjadi bukti nyata komitmen Pegadaian dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. (ahmad)

