Riza Chalid lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, dari keluarga keturunan Arab-Bugis. Ia dikenal memulai usaha di sektor migas sejak muda dan kemudian berhasil menguasai jalur distribusi impor minyak.
Sosok pengusaha minyak ini memang bukan figur baru di dunia bisnis maupun politik Indonesia, bahkan pernah dijuluki sebagai “Raja Minyak Indonesia”. Riza Chalid dikenal luas karena perannya dalam bisnis impor minyak melalui PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral).
Ia sempat masuk daftar buronan setelah terseret kasus dugaan korupsi impor kondensat yang merugikan negara hingga triliunan rupiah. Sejak saat itu, keberadaannya disebut-sebut berpindah antara Singapura dan Malaysia.
Isu keterlibatannya dalam demo DPR mencuat setelah klaim yang menyebut dirinya sebagai penyandang dana aksi massa.
Dalam kabar tersebut, Riza Chalid dituduh mengatur pembiayaan, sementara pihak lain disebut menjadi pengendali lapangan. Meski begitu, sampai sekarang aparat kepolisian belum memberikan bukti resmi yang menguatkan tuduhan tersebut.

