Tak ayal, bukannya berdialog baik-baik, oknum yang memegang membawa bambu tersebut justru mengejar relawan.
“Saat melihat saya bawa magnet langsung dikejar min,” kata relawan ranjau paku seperti dikutip jakarta.terkini, Senin (29/9/2025).
Namun, relawan tersebut mengingatkan bahwa kawasan Samsat Jakarta Timur hingga perempatan lampu merah Kalimalang, Penas, kerap kali menjadi titik rawan sebaran ranjau paku maupun rangka payung.
Sehingga kondisi tersebut jelas membahayakan para pengendara motor maupun mobil yang melintas. Karena berisiko mengalami kebocoran ban di tengah jalan raya.
Warga masyarakat pengguna jalan diimbau untuk selalu waspada saat melintasi kawasan tersebut. Segera melapor ke aparat berwenang apabila menemukan adanya praktik serupa yang membahayakan keselamatan. (Joesvicar Iqbal)

