“Kunci kemenangan tim sejak awal saya tekankan kepada anak-anak adalah jangan pernah mau kalah. Tetap disiplin posisi selama 90 menit permainan. Harapan saya gelar ini bisa menjadi batu loncatan agar anak-anak naik level , entah ke Elite Pro Academy (EPA), U-18, atau U-20, sehingga ke depannya mereka bisa lebih sukses lagi,” lanjutnya.
Di sisi lain, pelatih Persikota Tangerang, Mulya Saputra, yang timnya harus puas keluar sebagai runner-up, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.
“Alhamdulillah, inilah hasilnya. Saya bersyukur anak-anak berjuang luar biasa selama 2×45 menit,” ujarnya.
“Secara evaluasi, permainan anak-anak kali ini berbeda dari biasanya. Biasanya kami bermain bola-bola pendek, tapi kali ini lebih banyak bola panjang karena cuaca dan kondisi lapangan licin. Rencana setelah Piala Soeratin, kemungkinan anak-anak akan terus dilatih untuk persiapan Porprov Kota Tangerang. Harapan saya mereka terus berproses agar cita-citanya tercapai. Semoga di Porprov nanti bisa memberikan hiburan, bahkan meraih juara, Insya Allah,” tambahnya.
