Menanggapi kondisi tersebut, Jemmy Ringkuangan memastikan bahwa Pemprov Sulut akan segera melakukan revitalisasi terhadap kolam renang bersejarah itu. “Tahun ini sedang kami susun perencanaan bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum. Pengerjaan revitalisasi akan dimulai tahun depan secara bertahap,” katanya.
Pihaknya akan melakukan pengecekan menyeluruh untuk mengukur tingkat kerusakan fasilitas sebelum renovasi dilakukan. “Harus dicek semua dan ukur kerusakannya. Nanti ahli yang akan menghitung dulu,” jelas Jemmy.
Dispora Sulut menargetkan kolam renang Rano Wangun dapat kembali difungsikan sebagai pusat pelatihan renang dan pembinaan atlet daerah. Selain itu, fasilitas tersebut akan dibuka untuk masyarakat umum guna mendorong gaya hidup sehat.
“Kami siap menindaklanjuti arahan Gubernur untuk memastikan revitalisasi berjalan sesuai tahapan mulai dari evaluasi, desain perencanaan, hingga pelaksanaan. Kami ingin fasilitas ini kembali jadi kebanggaan Sulawesi Utara,” tegas Jemmy.
Kolam renang Rano Wangun sempat menjadi salah satu ikon olahraga di Kota Manado pada era 1980–1990-an. Namun sejak awal tahun 2000-an, fasilitas ini jarang digunakan dan tidak pernah mendapat perawatan besar.
