Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun proses pendataan dan verifikasi terus dilakukan di lokasi terdampak.
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kabupaten Sarmi bersama instansi teknis, TNI-Polri, dan relawan telah mengaktifkan posko siaga darurat 24 jam untuk mengantisipasi gempa susulan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.
Tim gabungan juga melakukan asesmen terhadap kondisi infrastruktur vital, akses transportasi, dan jaringan komunikasi.
“Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di wilayah Kabupaten Sarmi dan sekitarnya untuk tetap tenang, waspada, dan tidak terpancing isu yang tidak benar. Warga diminta tidak berada di dekat bangunan yang rusak atau retak, serta menjauhi area berisiko seperti tebing dan lereng curam,” pesan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. (Joesvicar Iqbal)
