Anak korban, US, menuturkan bahwa ayahnya memiliki gangguan pendengaran dan kemungkinan besar tidak memahami situasi yang sebenarnya.
“Bapak bilang dia baru pulang dari sawah, terus si pelaku datang nawarin pijat. Mungkin bapak mau dipijat karena capek, tapi malah disalahgunakan,” ungkap US.
Ia menambahkan, ayahnya tinggal bersama istrinya yang sedang sakit, sementara dirinya tidak tinggal serumah.
Kapolsek Cipedes, AKP Dedi Suherman, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah mengamankan pelaku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Benar, pelaku sudah kami amankan dari amukan warga. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan di unit Reskrim Polsek Cipedes. Kami juga memeriksa saksi-saksi dan korban,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (9/10/2025).
Ia menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Tasikmalaya Kota untuk mendalami motif dan kondisi kejiwaan pelaku, mengingat usia yang sudah lanjut.
“Dari informasi awal, pelaku ini sering berpindah-pindah tempat dan dikenal warga sekitar sebagai tukang pijat. Tapi perilakunya sudah meresahkan, jadi kami akan tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Dedi.

