Waktu itu menjadi periode yang kelam bagi Marquez. Perlahan tapi pasti, dia menemui titik balik. Segalanya berubah saat musim 2024.
Marquez mencoba tantangan baru. Dia meninggalkan Honda dan berlabuh ke tim Ducati. Baby Alien mencari kesempatan untuk membebaskan diri dari tekanan masa lalu.
Lewat motor Ducati-nya, Marquez menemukan kembali ritme dan sentuhan habat. Gaya berkendara terus dikembangkan, penuh pertimbangan dan efisien.
Momentum itu akhirnya tiba. Marquez dengan tim pabrikan Ducati Lenovo-nya melesat jauh melampaui lawannya. Penampilannya begitu impresif, cepat, dan konsisten merajai papan atas kelasemen pembalap.
Hasil dari kerja kerasnya itu terbayar di MotoGP Jepang. Dia menyegel gelar juara dunia musim 2025. Marquez memenangkan race pertama tahun ini yang digelar di Thailand. Lalu lanjut naik podium tertinggi di Argentina, Qatar, Aragon, Italia, Belanda, Jerman, Ceko, Austria, Hungaria, dan San Marino.
Total sudah 541 poin yang dikumpulkan Marc Marquez. Jumlah itu tidak bisa lagi dilampaui oleh rival-rivalnya, termasuk sang adik Alex Marquez. (bam)
